Bagaimana Sebaiknya Memandikan Bayi yang Baru Lahir?

Sebenarnya bayi yang baru saja lahir belum perlu dimandikan. Hal ini karena kulit bayi yang diselubungi oleh lapisan pelindung lemak yang berfungsi menjaga temperatur tubuh bayi agar tetap stabil. Justru memandikan bayi terlalu dini dapat menyebabkan resiko hipotermi, gangguan pernapasan, dan meningkatkan kebutuhan oksigen. dr. Atiek Widyasari Oswari Sp.A – Dokter Spesialis Anak dari Rumah Sakit Awal Bros Bekasi Barat akan menjelaskan mengenai bagaimana sebaiknya memandikan bayi yang baru saja lahir.

Berdasarkan rekomendasi dari WHO (World Health Organization) bahwa mandi “perdana” bayi setelah dilahirkan yaitu pada usia 6 jam atau setelah tanda vital dan temperaturnya stabil. Hal ini akan memberikan sang bayi kesempatan untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan di luar rahim, sekaligus memberikan waktu bonding antara ibu dan bayi. Sementara itu berdasarkan rekomendasi dari AAP (American Academy of Pediatrics) bahwa selama tali pusat belum lepas atau puput, sebaiknya bayi hanya diseka bukan dimasukkan kedalam ember mandinya. Sebab bila tali pusat basah, perlu waktu yang lebih lama untuk menjadi kering dan kemudian puput. Ini dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi terhadap tali pusat.

“Kita dapat tetap membersihkan bayi dengan cara menyeka seluruh tubuhnya,”ujar dokter Atiek. Kita dapat menyeka bagian wajah dengan menggunakan waslap yang berserat halus. Basahi waslap tersebut dengan menggunakan air tanpa sabun. Kemudian seka seluruh tubuhnya mulai dari lipatan ketiak, belakang telinga, serta leher, area genital dan anus. Saat menyeka atau membersihkan tubuh bayi boleh dilakukan ditempat tidur atau diatas meja, namun berilah alas dengan selimut atau handuk.

Aturan memandikan bayi newborn

  • Gunakan waslap basah tanpa menggunakan sabun untuk membersihkan wajah. Bila menggunakan sampo bayi, usapkan keseluruh kepala dan ubun-ubun kemudian bilas dengan hati-hati agar air sampo tidak mengenai wajah bayi atau masuk ke dalam mata. Sabun boleh digunakan untuk membersihkan tubuh. Perhatikan juga lipatan pada tubuh tempat minyak dan kotoran berkumpul, seperti: lipatan ketiak, lipatan leher, belakang telinga dan daerah genital. Ingat, untuk tidak menggosok kulit bayi dengan keras.
  • Gunakan ember yang sesuai usia bayi. Pastikan ember mandi tidak licin, memiliki dudukan atau karet anti slip.
  • Jaga posisi kepala bayi tetap berada diatas permukaan air.
  • Mandikan bayi dengan air hangat untuk mencegah kedinginan.
  • Sebelum bisa mulai merangkak, bayi tidak perlu mandi setiap hari. Cukup 2-3 kali seminggu. Saat memandikan pun dilakukan dengan cepat. Namun yang terpenting adalah bagian tubuh yang harus selalu dibersihkan adalah wajah, tangan, bagian genital dan anus.
  • Gunakan handuk yang berserat halus. Sebelum memandikan bayi pastikan peralatan mandi tersebut untuk selalu bersih.

Ilustrasi gambar: Julie Johnson
Informasi jadwal dokter silakan klik disini

Bagikan ke :