Perhatikan Cara Memandikan Bayi

Mandi merupakan salah satu cara untuk membersihkan tubuh dari kotoran dan bau. Mandi juga bermanfaat sebagai cara untuk memelihara kesehatan tubuh. Namun para ibu harus berhati-hati jika ingin memandikan bayi yang baru lahir. Jangan sampai alih-alih membuatnya bersih malah membuatnya hipotermia.

Dokter Atiek Widyasari Oswari, SpA – Spesialis Anak dari Rumah Sakit Awal Bros Bekasi mengatakan, “Sebenarnya, bayi yang baru dilahirkan belum perlu dimandikan. Pasalnya kulit bayi diselubungi lapisan pelindung lemak yang berfungsi menjaga temperatur tubuh bayi agar tetap stabil.” Menurutnya justru memandikan bayi terlalu dini dapat berbahaya. Misalnya meningkatkan risiko hipotermia, gangguan pernapasan, dan meningkatkan kebutuhan oksigen.

Hiportemia karena memandikan bayi

Kejadian hipotermia sering terjadi karena memandikan bayi dibawah 2 bulan, terutama bayi yang lahir prematur. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukannya. Misalnya faktor risiko seperti: usia saat bayi dimandikan, suhu tubuh bayi sebelum mandi, suhu air yang digunakan untuk memandikan si kecil, lama waktu mandi, suhu ruang mandi, dan suhu lingkungan bayi. Hal-hal tersebut juga dapat mempengaruhi terjadinya hipotermia akibat memandikan bayi, meskipun bayi telah cukup bulan dan sehat pada usia lebih dari 6 jam sesudah lahir.

Oleh sebab itu, sebelum tali pusar lepas bayi sebaiknya tidak dimandikan. Sebagai pilihan, bayi dapat tetap dibersihkan dengan cara menyeka seluruh tubuhnya. Hal ini dilakukan dengan menggunakan waslap yang lembut dengan air tanpa sabun. Jangan lupa menggunakan air hangat dan pastikan suhu ruangan tidak terlalu dingin.

 

Ilustrasi gambar oleh exclusive vectors on freepik.

Bagikan ke :