Pengobatan Jantung Koroner Dengan Teknologi IVUS

Di Indonesia penyakit jantung koroner menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi. Penyakit ini terjadi ketika pembuluh arteri yang memasok darah ke jantung menyempit karena adanya penumpukan kolesterol dan zat lain, yang biasa disebut dengan plak. Untuk itu, penanganan medis yang tepat sangat dibutuhkan demi menunjang keselamatan dan kesehatan pasien. Terutama untuk pengobatan jantung koroner.

Apa Itu Teknologi IVUS Menurut Dokter Jantung Rumah Sakit Awal Bros?

dr. Rony M Santoso, SpJP(K), FIHA, FSCAI selaku Dokter Spesialis Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan dari Rumah Sakit Awal Bros Tangerang mengatakan bahwa IVUS (Intravascular Ultrasound) adalah alat pemeriksaan pembuluh darah yang masuk kedalam vaskular itu sendiri. “Di Indonesia ini belum terlalu banyak tindakan kateter yang dipandu dengan IVUS. Mungkin dibawah 10% padahal di negara-negara lain tindakan kateterisasi dengan IVUS ini bahkan bisa mencapai 60-70%. Hal ini dikarenakan tindakan IVUS tergolong teknologi mutakhir dan terbaru. Belum semua rumah sakit yang terdapat center jantung di Indonesia memilikinya.” ujar dokter jantung tersebut.

Rumah Sakit Awal Bros Tangerang memiliki teknologi terbaru IVUS sebagai suatu teknologi unggulan yang baru yaitu katerisasi jantung atau angioplasty yang dipandu oleh IVUS. Biasanya pada kasus jantung koroner tindakannya menggunakan kateter, namun sebenarnya kateter tersebut hanya melihat dari luar atau berada dimuara pembuluh darah. Sementara dengan IVUS alatnya tersebut berbentuk seperti teropong. IVUS masuk sampai kedalam pembuluh darah untuk kemudian mengeluarkan gelombang suara. “Nah gelombang suara itulah yang akan memberikan gambaran secara jelas apa yang terjadi didalam pembuluh darah jantung koroner.” imbuhnya.

Menurut Dokter Rony, penggunaan IVUS ini  biasanya untuk pengobatan jantung koroner. Namun IVUS bisa juga digunakan untuk semua pembuluh darah manusia. Tapi penggunaan yang paling sering adalah untuk pembuluh darah penyakit jantung koroner. “Teknologi IVUS ini termasuk pemeriksaan yang cukup canggih atau jenis pemeriksaan yang lebih baik dibandingkan dengan kateter yang biasa,”kata Dokter Rony.

Keunggulan IVUS untuk Pengobatan Jantung Koroner Menurut Dokter Jantung

Dokter Spesialis Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan dari Rumah Sakit Awal Bros Tangerang, dr. Rony M Santoso, SpJP(K), FIHA, FSCAI menjelaskan bahwa tindakan IVUS (Intravascular Ultrasound) ini dilakukan oleh Dokter Spesialis Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Intervensi. Lama tindakan IVUS berlangsung sekitar 10-15 menit.

IVUS bisa diibaratkan seperti endoskopi tetapi didalam pembuluh darah koroner, namun mekanismenya dengan gelombang suara. Tindakan IVUS ini dilakukan sebelum, selama dan sesudah tindakan. “Jadi sebelum tindakan dilakukanlah IVUS agar bisa memperkirakan kondisi didalamnya, kemudian dillakukan tindakan. Lalu setelah tindakan tersebut kita lihat lagi hasilnya dengan IVUS apakah bagus atau tidak. Apakah stent sudah tepat posisinya dan sebagainya,” jelasnya.

Keakuratan Pengobatan Jantung Koroner Teknologi IVUS

Keakuratan IVUS jauh lebih tinggi dibandingkan dengan angiografi konvensional atau katerisasi. Kelebihan IVUS  secara diagnostik dibandingkan dengan pemeriksaan kateter biasa yaitu lebih detail. IVUS bisa melihat penyakit plak atau plak didalam pembuluh darah koroner, bisa memperkirakan dengan jelas mekanisme penyakit yang terjadi didalam pembuluh darah tersebut, bisa melihat panjang (lesi) penyakitnya sehingga jadi bisa lebih detail atau tepat mengukur panjang penyakitnya tersebut.

Keunggulan IVUS secara terapeutik adalah bisa memprediksi dan melihat ukuran ballon atau ukuran stent. Hal ini terlihat dengan lebih jelas ketika akan dipasang. Dapat juga mengetahui komplikasinya yang terjadi bila ada pemasangan yang keliru atau kurang tepat (presisi dari stent-nya) serta bisa melihat dengan lebih jelas clinical outcomenya. “Tentu saja dengan kita memberikan atau memasangkan stent dengan panduan IVUS. Hasil yang didapatkan kedepan atau jangka panjangnya jauh lebih baik karena bisa terhindar dari komplikasi-komplikasi yang tidak terlihat dari mata angiografi atau mata kateter,” terang Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah tersebut.

Penggunaan IVUS adalah dengan cara memasukkan kateter IVUS atau wire IVUS kedalam pembuluh darah koroner. Kemudian, wire tersebut disambungkan dengan mesin untuk membacanya. Nanti akan terlihat plaknya secara jelas. Pada mesin tersebut terdapat layar yang tersambung dengan sistem monitor yang akan memperlihatkan distribusi produksi kondisi didalam pembuluh darah jantung koroner tersebut. Pasien yang telah melakukan tindakan yang dipandu IVUS ini memiliki risiko komplikasi yang sangat kecil dibandingkan dengan tanpa IVUS.

Pusat Layanan Jantung dan Pembuluh Darah merupakan salah satu keunggulan Rumah Sakit Awal Bros. Lakukanlah pemeriksaan jantung untuk meminimalisir terjadinya penyakit jantung atau untuk pengobatan jantung koroner serta terapi strokePusat Layanan Jantung dan Pembuluh Darah Rumah Sakit Awal Bros didukung oleh dokter jantung serta dokter bedah jantung handal untuk melakukan operasi jantung, serta angiografi (kateter jantung). Untuk pencegahan, kami memfasilitasi pemeriksaan fisik jantung melalui tes treadmill jantung, EKG (elektrofisiologi)pemeriksaan jantung elektrofisiologi. Rumah Sakit Awal Bros juga menyediakan medical check up dengan dokter spesialis jantung. Temukan jadwal dokter jantung kami di sini.

Ilustrasi gambar oleh rawpixel.com

Artikel Terkait:

Bagikan ke :