Apakah Fanatisme Merupakan Gangguan Kejiwaan ?

Apa yang dimaksud dengan fanatisme ?

Fanatisme berasal dari kata ‘fanaticus’, yang dalam bahasa Latin berarti amarah atau gangguan jiwa. Hal ini dapat mencerminkan amarah seseorang dengan fanatisme yang tidak setuju dengan pendapat orang lain yang tidak sejalan dengannya atau juga dapat merefleksikan suatu gangguan kejiwaan. Fanatisme dapat menurunkan kemampuan seseorang untuk berpikir logis dan rasional.

 

Kenapa fanatisme dapat terjadi ?

Fanatisme terjadi akibat adanya hal yang diyakini secara berlebihan. Ketika fanatisme sudah memberikan dampak buruk bagi diri orang tersebut dan mengganggu orang sekitarnya, maka hal tersebut sudah dapat dikategorikan sebagai gangguan psikologis.

Ketika sudah meyakini secara ekstrem suatu hal sebagai sesuatu yang benar, seseorang cenderung mengabaikan informasi yang kontradiktif dengan keyakinannya dan mereka tidak mampu untuk melihat sudut pandang lain.

 

Gejala pengidap fanatisme ?

  • Ketidakmampuan memahami karakteristik individual orang lain yang berada diluar kelompoknya, benar atau salah.
  • Fanatisme membuat seseorang merasa sangat tertutup terhadap pendapat orang lain.
  • Orang yang fanatik akan menentang orang-orang dengan pendapat yang tidak sesuai dengan pendapat pribadinya.

 

Apakah fanatisme merupakan gangguan kejiwaan ?

Faktanya, kondisi fanatisme bisa membuat seseorang menjadi obsesi pada seseorang. Ada beberapa jenis gangguan kejiwaan yang bisa dikategorikan untuk kondisi fanatisme.

Seseorang yang mengalami kondisi fanatisme bisa mengalami gangguan disosiatif. Kondisi ini terjadi ketika seseorang mengalami gangguan parah pada identitas, ingatan, serta kesadaran diri sendiri dan lingkungannya. Kondisi seperti ini dikenal sebagai kepribadian ganda.

Selain itu, kondisi fanatisme bisa dikategorikan sebagai celebrity worship syndrome. Kondisi ini merupakan individu menjadi terobsesi kepada seseorang. Pengidapnya tidak akan rela idolanya memiliki pencitraan yang  buruk atau dihina oleh orang lain.

 

Bagaimana membantu orang dengan fanatisme ?

  • Salah satu pendekatan yang dianggap cukup efektif adalah dengan melibatkan anggota keluarga dan orang lain yang ada di sekitar individu tersebut.
  • Berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mental profesional.

 

Narasumber:

dr. Ade Saputra Mulyapranata, Sp.KJ

Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa RS Awal Bros A.Yani

 

Sumber gambar : Freepic

Bagikan ke :