Tetap Sehat di Usia Lanjut

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi tahun 2050, jumlah penduduk usia lanjut (diatas 60 tahun) diseluruh dunia sebanyak 2.1 Milyar atau lebih dari dua kali lipat jumlah di tahun 2015, yaitu sekitar 900 juta penduduk. Peningkatan populasi lansia akan diiringi berbagai persoalan dibidang sosial, ekonomi dan kesehatan.

Di usia lansia, seseorang memasuki fase dimana produktifitas kerja menurun, dapat terkena penyakit kronik dan mudah terinfeksi penyakit. Dampak dari permasalahan ini adalah meningkatnya biaya hidup sehari-hari. Proses menua adalah proses yang tidak dapat dihindari dan akan terjadi pada semua manusia, dengan kecepatan yang berbeda-beda tergantung pada faktor genetik dan lingkungan.

Perbedaan kecepatan akan berdampak jelas pada tiap orang dan akan menghasilkan proses menua yang sehat (healthy aging) dan menua yang sakit (pathological aging). Lansia rentan terserang penyakit, biasanya penyakit yang kerap menyerang lansia antara lain :

Hipertensi, Artritis, Stroke, PPOK, Diabetes Mellitus, Kanker, Jantung Koroner, Batu Ginjal, Gagal
Jantung, dan Gagal Ginjal, untuk itu perlu pencegahan agar Lansia dapat menjalani hidup
dengan sehat. Untuk mewujudkan gaya hidup sehat, dibutuhkan beberapa langkah yang dapat
disingkat dengan BAHAGIA.

Apa itu BAHAGIA?

BAHAGIA adalah singkatan dari : (B)erat badan lebih perlu dikurangi, (A)tur makan siang seimbang, (H)indari faktor risiko dan kelola penyakit kronis, (A)gar terus berguna dan bahagia kembangkan hobi yang bermanfaat, (G)erakan badan secara teratur wajib dilakukan, (I)man dan taqwa ditingkatkan, kelola stres dengan baik, selalu berpikir dan berbuat positif, (A)wasi kesehatan dengan pemeriksaan kesehatan rutin serta deteksi masalah kesehatan sedini mungkin.

Seorang lansia harus melakukan berbagai aktifitas yang mampu memberdayakan dirinya masing-masing sesuai kapasitas fungsional yang mereka miliki. Berbagai penelitian menyatakan berbagai penyakit seperti obesitas, demensia, hipertensi dan diabetes dapat dihindari dengan banyak melakukan aktifitas fisik. Kegiatan sederhana seperti menyapu, mengepel, mencuci baju, mencuci piring, jalan kaki, merupakan aktifitas fisik yang baik dilakukan dalam menjaga tubuh tetap produktif.

Terapkan pola hidup sehat mulai dari sekarang

Menjalani hidup tetap sehat diusia senja tidaklah mudah karena fungsi fisik yang mulai menurun. Namun ada tiga komponen yang sehat pada proses menua yaitu bebas dari penyakit dan kecacatan, kemampuan fisik dan berpikir yang masih prima, partisipasi sosial dan produktifitas yang tinggi.

Semua orang pasti ingin agar terhindar dari penyakit dan tetap aktif secara sosial ketika menginjak usia senja, dan terhindar dari segala jenis penyakit kronis yang membahayakan. Akan tetapi proses menua yang sehat tidak mungkin dicapai dalam sekejap mata, untuk mencapainya dibutuhkan pendedikasi gaya hidup sehat yang telah mendarah daging sejak usia dini. Ada beberapa tips sederhana yang dapat dipraktekkan untuk secara perlahan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat seperti : mengonsumsi makanan yang dapat dinikmati dan bervariasi komposisinya. Memperhatikan berat badan setiap beberapa hari sekali, hindari malas bergerak dan menjadi aktif, perbanyak makan buah dan sayur, pilih makanan dengan lemak tak jenuh, konsumsi makanan yang berserat tinggi, kurangi garam pada makanan sehari-hari, konsumsi makanan tinggi kalsium, tingkatkan kadar vitamin B dalam tubuh dari makanan yang bervariasi, jaga cairan tubuh agar kadarnya tetap normal, perhatikan kesehatan gigi geligi, dapatkan kadar matahari yang cukup untuk tubuh setiap hari, hindari mengonsumsi alcohol, tidak merokok,
tidur cukup dan berkualitas setiap hari, jaga otak agar selalu terstimulasi dengan baik.

Ayo terapkan gaya hidup sehat dari sekarang, tidak ada kata terlambat untuk memulai gaya hidup
sehat.

Narasumber :
dr. Poerniati Koes Andrijani, SpPD, FINASIM
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Awal Bros Pekanbaru

Bagikan ke :