Waspadai Tubuh Lebam & Berdarah Tanpa Sebab

Sering pucat, merasa lelah dan kulit mudah lebam tanpa diketahui apa akibatnya? Bisa jadi itu gejala penyakit leukemia atau kanker darah putih. Seperti apakah penyakit tersebut?

Leukimia merupakan penyakit kanker darah putih dengan gejala muncul karena pertumbuhan sel darah putih yang berlebihan sehingga menekan sel darah merah dan sel trombosit.

Gejala penderita yang mengidap leukemia sering kali ditandai dengan demam berkepanjangan lebih dari satu bulan, pucat, mudah lebam, gusi berdarah, gampang mimisan, dan sering muntah dan berak disertai darah tanpa ada sebab.

“Pokoknya waspadai semua yang berdarah yang keluar dari tubuh. Itu menjadi ciri pertumbuhan sel darah putih yang tinggi sehingga menyebabkan sel darah merah dan trombosit turun mengakibatkan sering pucat dan tubuh gampang lebam,” ujar dr. Arif Koeswandi, SpPD-KGEH Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterohepatologi RS Awal Bros Batam.

Leukimia tersebut merupakan penyakit kanker darah yang menduduki peringkat tertinggi diderita orang yang masih muda di bawah 30 tahun, khususnya pada anak. Bagi tubuh yang normal, jumlah sel darah putih paling tinggi 12 ribu sel per mm kubik. “Adanya proliferasi neoplasitik dari berbagai sel organ hemopoietik ini terjadi sebagai akibat mutasi somatik sel bakal yang membentuk koloni sel leukemia. Jadi sel darah putih yang dihasilkan berlebih tersebut masih muda, sehingga tidak berfungsi dan mengakibatkan infeksi,” ujar dr. Arif.

Leukimia akut dapat diperiksa atau didiagnosa dengan pemeriksaan hematologi Hb, leukosit dan tulang. Leukimia mempunyai harapan hidup tinggi bagi penderita apabila diketahui secara dini dengan cara kemoterapi.

Pengobatan kanker darah akut menurut dr. Arif bertujuan kuratif seperti transplantasi sumsum tulang serta transplantasi sel induk darah allogenic atau autologous dari sumsum tulang, darah perifer atau tali pusar. “Ini pengobatan yang ideal bagi penderita leukemia,”ujar dr. Arif. Sementara untuk menahan rasa sakit dan mencegah leukemia makin akut, diperlukan transfuse darah, pemberian vitamin B6 dan 12, zat besi, gizi yang cukup, antibiotic, dan anti jamur bila ada indikasi.

 

dr. Arif Koeswandi, SpPD-KGEH

Bagikan ke :