Apa Itu Stroke?

Seiring dengan bertambahnya usia, Anda harus lebih waspada terhadap bahaya berbagai penyakit,  salah satunya adalah stroke. Banyak yang beranggapan penyakit ini hanya menimpa orang tua saja, padahal banyak usia muda yang juga bisa terkena serangan penyakit stroke. Dr. Yusi Amalia, Sp.S – Dokter Spesialis Saraf dari Rumah Sakit Awal Bros Bekasi mengatakan Stroke adalah kondisi rusak atau terganggunya otak secara mendadak akibat tersumbat atau pecahnya pembuluh darah di otak. Karena itu biasanya stroke berakibat fatal, bahkan bisa mengancam nyawa.

Stroke adalah salah satu penyakit di bagian saraf yang menyerang pembuluh darah di otak dan merupakan penyebab kecacatan nomer 1 di dunia. Penyakit stroke paling sering menyerang laki-laki dibanding perempuan. Terutama di usia lebih dari 45 tahun keatas. Stroke dibagi menjadi 2 yaitu stroke perdarahan dan stroke penyumbatan.

Cara kita mengetahui stroke atau bukan dapat dilihat dari onsetnya, biasanya kalau penderita stroke onsetnya mendadak terus. Untuk mengetahui stroke pertama kali kita lihat biasanya ada gangguan motorik, biasanya ada kelemahan pada lengan atau kaki. mulut mencong, gangguan bicara atau bisa juga disertai adanya sakit kepala terlebih dahulu.

Apabila didapatkan gejala seperti tadi, ditambah onsetnya mendadak, kita harus curiga ini kearah stroke dulu. Apabila kita sudah mendiagnosis terdapat kecurigaan kearah stroke biasanya kita melakukan pemeriksaan-pemeriksaan terlebih dahulu. Salah satu pemeriksaannya adalah CT Scan untuk mengetahui apakah stroke pendarahan atau stroke penyumbatan, pemeriksaan laboratorium untuk mencari faktor resiko dan pemeriksaan lainnya seperti PF Neurologistnya untuk mencari kelemahan ada di sisi sebelah mana.

Pengobatan untuk pasien stroke perdarahan akan dilihat sebesar apa perdarahannya, ada indikasi operasi atau tidak. Sedangkan untuk stroke penyumbatan biasanya kita berikan obat-obatan pengencer darah. Untuk preventifnya harus kontrol rutin, menjaga pola makan dan hidup sehat, penanganan stress. Kalau stroke tapi memiliki diabetes dan hipertensi maka harus minum obat rutin untuk menjaga jangan sampai hipertensi atau diabetesnya tidak terkontrol.

Bagikan ke :