Definisi Nyeri, Penyebab, dan Pengobatan

Definisi Nyeri adalah suatu kondisi dimana seseorang merasakan perasaan yang tidak nyaman atau tidak menyenangkan yang disebabkan oleh kerusakan jaringan yang telah rusak atau yang berpotensi untuk rusak. Sedangkan definisi saraf adalah serat serat yang menghubungkan  organ tubuh dengan sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang).

Tentang Saraf. Sistem saraf merupakan jaringan sel saraf yang bertanggung jawab untuk mentransfer impuls dari otak ke seluruh tubuh agar bisa menjalankan fungsi organ. Sistim saraf dibagi menjadi 2 yaitu sistim saraf pusat dan sistim saraf tepi. Sistim saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Otak terdiri dari bagian bagian yang memiliki fungsi berbeda, seperti mengatur gerakan, bicara, sentuhan, rasa sakit, suhu, bahasa, penglihatan,dsb. Di otak terdapat batang otak yang persyarafannya terhubung langsung ke sumsum tulang belakang. Sumsum tulang belakang mengeluarkan serabut saraf yang mempercabangi seluruh bagian tubuh.Sistim saraf tepi adalah sistim saraf yang menghubungkan sistim saraf pusat ke berbagai organ tubuh.

Definisi Nyeri: Penyebabnya

Nyeri berhubungan dengan banyak penyakit. Banyak penyakit yang dapat menimbulkan rasa nyeri di persarafan, seperti infeksi HIV, herpes, cedera, kanker, diabetes, penyakit autoimun,penekanan akar saraf di tulang belakang, diabetes, kekurangan vitamin B6, B12, dsb.

Definisi nyeri saraf adalah  nyeri akibat serabut saraf yang rusak, cedera atau mengalami gangguan fungsi. Rasa nyeri timbul akibat respon saraf yang menerima rasa nyeri baik dari dalam maupun dari luar tubuh lalu membawa sensasi tersebut ke dalam otak. Nyeri saraf tidak selalu disertai nyeri yang hebat, namun hampir selalu disertai tingkat kepekaan nyeri yang tidak normal berupa ketidaknyamanan terus menerus hingga nyeri yang tidak tertahankan.Rasa tidak nyaman tersebut dapat berupa mati rasa, panas, geli, nyeri seperti tertusuk,seperti sengatan listrik,rangsangan ringan mencetuskan rasa nyeri, kesemutan. Selain akibat kerusakan saraf tepi, kerusakan dan cedera pada otak dan sumsum tulang belakang juga menyebabkan nyeri saraf.Jenis nyeri saraf juga dilihat dari tipe saraf yang terkena.

Sedangkan definisi nyeri akut adalah sensasi jangka pendek yang menyadarkan kita akan adanya cedera. Seringkali nyeri diabaikan dan hanya dianggap sebagai gejala, bukan sebagai penyakit yang harus diobati sehingga menjadi nyeri kronis. Nyeri kronis adalah nyeri yang berlangsung lebih dari 3 bulan.Sistem saraf anda menerima sinyal rasa sakit dan nyeri yang konstan dari tubuh selama berbulan bulan bahkan bertahun tahun. Nyeri kronis dapat menimbulkan rasa terbakar, mati rasa, rasa seperti diiris atau ditusuk. Hal ini terjadi karena kerusakan pada saraf.Nyeri jangka panjang dapat menyebabkan kegelisahan, depresi,ketergantungan obat penghilang nyeri, gangguan tidur, gangguan konsentrasi, sakit kepala. Hal ini dapat menghambat aktivitas sehari hari.

Definisi Nyeri: Pengobatan dan Tatalaksana

Mengobati gangguan yang menyebabkan rasa nyeri adalah tujuan utama untuk meredakan nyeri. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes untuk mendiagnosa penyebab nyeri. Tes yang digunakan untuk mendiagnosa penyebab nyeri adalah CT Scan, MRI, discography, myelogram, EMG, USG.

Tujuan pengobatan adalah untuk mengurangi rasa nyeri dan meningkatkan fungsi, sehingga dapat melakukan kegiatan sehari hari. Selain dengan obat obatan penghilang rasa nyeri, nyeri dapat dikurangi dengan psikoterapi, blok saraf.

Tatalaksana untuk nyeri saraf bertujuan untuk mengobati kondisi penyebab nyeri serta perawatan untuk meredakan gejala nyeri. Untuk menentukan tatalaksana yang tepat diperlukan diagnosa penyebab nyeri, contohnya nyeri akibat kerusakan saraf pada diabetes diperlukan obat penghilang nyeri dan obat untuk memperbaiki sel saraf, nyeri karena kerusakan saraf akibat kekurangan vitamin memerlukan tablet suplemen, nyeri akibat tekanan mekanik pada serabut saraf memerlukan tindakan intervensi nyeri atau pembedahan. Untuk mengobati ketidaknyamanan dan gejala yang mengganggu akibat kerusakan saraf dapat digunakan berbagai jenis obat, yaitu obat nyeri, obat anti depresi, (mengganggu penghantaran sinyal saraf), obat anti konvulsan ( menghentikan sinyal saraf), pembiusan lokal atau suntikan penghambat saraf (nerve block) untuk mencegah sinyal nyeri agar lebih nyaman. Selain obat obatan, diperlukan fisioterapi. Pengelolaan nyeri merupakan hal yang kompleks dan berbeda untuk setiap pasien.

Apa itu suntikan penghambat saraf (nerve block)?

Seringkali nyeri diabaikan dan hanya dianggap sebagai gejala, bukan sebagai penyakit yang perlu diobati. Tidak semua nyeri dapat diatasi dengan penggunaan obat obatan anti nyeri. Nyeri yang berlangsung lama atau nyeri kronis sering sulit ditangani sehingga memerlukan obat dengan dosis tinggi. Penggunaan obat anti nyeri jangka panjang dapat menyebabkan ketergantungan obat anti nyeri dan juga berpotensi menyebabkan kematian akibat over dosis.

Suntikan penghambat saraf adalah tehnik intervensi untuk mengatasi nyeri sub akut, kronik,nyeri yang sulit diatasi, digunakan bersama dengan modalitas terapi lainnya. Pengobatan nyeri umumnya mengkombinasikan terapi obat, intervensi, fisioterapi dan psikoterapi. Suntikan penghambat saraf merupakan prosedur invasif minimal dengan USG atau C arm guidance yang dapat mengurangi nyeri untuk jangka panjang. Pengobatan ini tidak hanya bertujuan untuk meredakan berat dan lamanya nyeri, tetapi juga meningkatkan kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari hari.

 

Narasumber: dr. Istiana Sari,SpS,FIPM,M.Med – RS Awal Bros Bekasi Utara

Ilustrasi gambar oleh jcomp

Artikel terkait:

Bagikan ke :