Waspada Demam Berdarah, Kenali Gejala DBD

Penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) meningkat seiring dengan curah hujan. Pencegahan DBD dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan mengenali gejala DBD.

Dokter umum Rumah Sakit Awal Bros Batam dr. Putri Yuliani mengatakan demam berdarah dengue (DBD) merupakan demam atau infeksi yang disebabkan virus flavivirodae. DBD diperantarai oleh nyamuk aedes aegypti. DBD dapat bermanifestasi menjadi lebih berat atau menjadi sidroma syok dengue. “Nyamuk aedes berkembang biak pada air tergenang yang bersih. Meskipun melakukan kegiatan 3M (menguras, menutup, dan mengubur), orang sering lupa membuang air pada tampungan dispenser.” kata dokter Rumah Sakit Awal Bros tersebut.

Gejala DBD Menurut Rumah Sakit Awal Bros

Gejala DBD ada yang sedang dan berat. Untuk gejala DBD sedang, yakni nyeri kepala, nyeri belakang mata, mual dan muntah, demam tinggi, ruam, flu, dan nyeri sendi. Pasien demam berdarah keluhannya adalah badan sakit, serta nyeri kepala berat. Selain itu dapat timbul ruam atau petekie. Bagi yang terkena DBD, ruam tersebut jika ditekan akan tetap merah. “Merahnya bukan karena alergi reaksi radang namun ada pendarahan di bawah kulit,” terangnya.

Gejala DBD berat yakni syok, nyeri perut hebat, TD drop, pendarahan, muntah hebat, gangguan organ, dan memar atau pendarahan di bawah kulit. Untuk mencegah, setiap hari ganti air di dalam vas, buang air yang tergenang pada alas vas.

Setiap minggu, bersihkan daun gugur dan selokan. Perlu juga membersihkan air diselokan dan halaman rumah. Ketika tidak sedang dipakai tutup semua wadah yang dapat menampung air, posisikan ember dan wadah lainnya dalam posisi terbalik. Saat akan bepergian tutup semua toilet, tutup keran air, dan saluran air. Bisa menggunakan mosquitos repellents untuk usia 2 tahun ke atas, gunakan kelambu.

“Selain itu ada juga anti nyamuk berbentuk stiker dan gelang. Tinggal ditempel dibaju atau jadi gelang. Bisa ditemukan di toko perlengkapan bayi. Anti nyamuk ini aman untuk anak-anak, namun untuk bayi sebaiknya ditempel pada area yang tidak bias dijangkaunya. Kalau bentuk gelang bias dipakai di kaki. Memakai semprot nyamuk diperbolehkan, namun jangan menyemprot saat ada orang,” jelasnya.

Gejala DBD, Suhu Tubuh Tinggi

Untuk mengontrol demam pilihlah parasetamol, hindari pemberian ibuprofen atau asetaminofen. Kompres dengan sponge atau waslap bersih dan air. Cegah dehidrasi saat demam dengan perbanyak cairan. Biasanya minum dua liter sehari, saat demam kebutuhan cairan naik 10 persen.

“Suhu normal 36 sampai 37 derajat celcius, saat demam 38 derajat celcius jadi naik 1 derajat artinya cairan ditambah 10 persen. Jadi kalau demamnya 40 derajat celcius cairannya bias menjadi 20 sampai 30 persen atau 400 sampai 600 milimeter. Tahunya cukup atau tidak cairan yang diminum dari buang air kecil,”ucapnya.

DBD disebut demam tapal kuda karena hari pertama tinggi dari suhu normal 36 langsung tinggi ke 38 derajat sampai hari keempat sampai keenam akan ke normal (suhu 36) kemudian akan naik lagi. Pada saat turun atau di hari keempat sampai keenam ini disebut masa kritis yakni demamnya turun namun bedannya tetap lemas. Itu bukan berarti sudah sembuh melainkan sedang masa kritis.

“Saat demam mereda selama 3 sampai 7 hari awasi tanda bahaya nyeri perut berat atau muntah terus menerus, bercak kemerahan pada kulit, mimisan atau gusi berdarah, gelisah atau cenderung mengantuk, kulit teraba dingin, pucat berkeringat, dan sulit bernapas,”sebutnya. Untuk diagnosanya tourniquet tes, ada juga pemeriksaan laboratorium darah dengan memeriksa darah lengkap, NS 1 gen yakni dicek hari pertama sampai hari ketiga demam. Dan IgM-IgG Anti Dengue. Untuk obatnya belum spesifik untuk dengue namun terapi utama adalah mencegah dehidrasi dan syok dengan cairan infus, transfuse produk darah pada kasus sedang sampai berat.

“Ada vaksin baru telah diperkenalkan dunia direkomendasikan untuk usia 9 sampai 45 tahun. Tidak direkomendasikan pada wanita hamil, immunocompromised, orang yang sedang sakit demam atau flu, wanita menyusui, dan masih ada kemungkinan dapat terinfeksi dengue setelah vaksinasi,”pungkasnya.

Cara Mencegah DBD di Rumah

Tips menjaga kebersihan di rumah

  1. Jangan salah sasaran dalam melakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk)
    Ingatlah memotong pohon, bersih – bersih rumput, menata bunga di taman, dan lainnya bukan merupakan kegiatan PSN, karena jentik tidak bersarang di rerumputan. Tapi fokuslah pada titik-titik sasaran yaitu air yang tidak berhubungan langsung dengan tanah, seperti pada beberapa tempat berikut ini: Bak kamar mandi / toilet, tempat penampungan air, air jebak semut (kaki meja), air pembuangan kulkas, tempat minum burung yang jarang diganti, pot bunga berisi air, dispenser air minum, dan barang bekas di sekitar rumah (ban, kaleng, batok / tempurung kelapa, botol, gelas air mineral, potongan bamboo, semua tempat yang bias menampung air)
  2. Pastikan rumah dan sekitar anda tidak ada jentik
    Karena 1 jentik betina, dalam 12 – 14 hari akan berubah jadi nyamuk dewasa. Satu nyamuk betina dewasa sekali bertelur sekitar 100 – 150 butir telur dalam satu bulan ia bias bertelur sebanyak empat kali. Ini artinya satu nyamuk bias menghasilkan 600 telur. Artinya, ada jentik berarti kita terancam demam berdarah
  1. Ingat, jam kerja nyamuk
    Nyamuk ades aegypti dan ades albopictus aktif pada pagi (sekitar pukul 09.00 – 10.00) dan sore (sekitar pukul 15.00 – 16.00). Jadi pastikan anda terlindung dari sengatan nyamuk aedes aegypti. Terutama untuk anak – anak, pakai selalu losion anti nyamuk pada pagi dan sore hari

 

Ilustrasi gambar oleh freepik

Artikel terkait:

Bagikan ke :