Atasi Sembelit dengan Makanan Kaya Serat

Hampir setiap orang pernah mengalami sembelit atau konstipasi. Sembelit merupakan kondisi buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu. Sembelit sering mengakibatkan badmood. Jika dibiarkan terlalu lama, sembelit bisa mengganggu metabolisme tubuh dan merusak kesehatan. Sebenarnya sembelit ini merupakan gangguan kesehatan yang sederhana. Cara menyembuhkan sembelit cukup dengan mengonsumsi makanan yang kaya serat. Sehingga buang air besar menjadi lancar dan nyaman.

Menyembuhkan Sembelit Menurut Dokter Rumah Sakit Awal Bros

Menurut dr. Welki Vernando, dokter umum Rumah Sakit Awal Bros Batam mengatakan, pencernaan yang normal itu minimal setiap dua hari sekali selalu buang air besar. Jika tidak buang air besar tiga kali dalam seminggu dan didukung gejala lainnya bisa dikatakan sembelit atau konstipasi.

“Gejala yang timbul jika buang air besar tidak sampai tiga kali dalam seminggu yaitu perutnya tidak nyaman, buang air besar keras dan setelah buang air besar masih terasa tidak nyaman. Itu gejala umum yang dirasakan oleh pasien sembelit,” katanya. Sembelit bisa terjadi karena penyebab sederhana sampai penyebab yang dianggap serius. Penyebab yang umum dialami adalah kurangnya asupan serat dan cairan fiber serta buah-buahan.

“Kalau makanan kita kurang serat, tidak suka sayur dan buah, hanya makanan protein saja dan angka kecukupan gizi dalam satu porsi makanan tidak sesuai bisa terjadi sembelit. Jadi serat itu bermanfaat untuk pencernaan. Membuat buang air besar lancar,” ujar dokter Rumah Sakit Awal Bros Batam tersebut.

Bagaimana caara menyembuhkan sembelit selain dengan makanan berserat?

Menurut dr. Welki sembelit bisa diatasi dengan melakukan pola hidup sehat, yakni memenuhi kebutuhan serat. Selain itu jika sudah parah bisa dengan minum obat pencahar. Namun setelah mencoba mengonsumsi tinggi serat dan meminum obat tapi sembelit tetap berlanjut, bahkan sampai tiga bulan, harus dicurigai karena hal itu sudah bukan sembelit biasa. Sembelit yang sudah dalam tahap seperti itu harus segera diperiksa ke dokter.

“Mungkin ada sesuatu di saluran cerna bagian bawahnya. Di dalam saluran cerna itu ada kotoran dan saluran cernanya. Yang akan mengeluarkan kotoran ini adalah pergerakan usus, dia akan menggerakan kotoran sampai posisi rectum usus besar ujung. Kalau sudah penuh ia akan memberikan sinyal ke otak untuk buang air besar,” terangnya.

Dr. Welki menyarankan bagi penderita sembelit untuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah, tidak menunda buang air besar, biasakan mengatur pola buang air besar misalnya pagi hari saat bangun tidur serta diet tinggi serat yaitu memperbanyak porsi serat daripada biasanya.

 

Ilustrasi Gambar: freepik.com

Bagikan ke :