Deteksi Dini Gangguan Pendengaran Pada Anak

Melakukan pemeriksaan sejak bayi baru lahir sangat penting untuk mengetahui apakah terdapat gangguan pendengaran pada anak sehingga orang tua dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasinya. Karena apabila anak dibiarkan tumbuh dengan gangguan pendengaran yang tidak dapat terdeteksi, risiko gangguan kemampuan bicara pada anak juga semakin tinggi.

Tes gangguan pendengaran dan cara kerjanya

Tes pendengaran yang digunakan adalah Otoacoustic Emission (OAE). OAE adalah skrining pendengaran untuk menilai sela rambut yang terdapat di rumah siput (koklea). Tes yang menggunakan alat berbentuk headset ini dapat mengukur getaran suara dalam liang telinga. Secara sederhana, OAE bekerja sebagai stimulan juga receiver. Stimulus yang dipancarkan melalui headset tersebut kemudian ditangkap oleh sel rambut dengan sebelumnya telah terlebih dahulu menggetarkan gendang telinga dan melalui tulang pendengaran. Stimulus yang tertangkap oleh sel rambut ini kemudian menghasilkan getaran yang kembali ditangkap oleh receiver. Setelah getaran diterima oleh receiver, barulah dapat diputuskan mengenai baik atau tidaknya fungsi koklea berdasarkan perbedaan amplitudo yang telah diterima.

Faktor penyebab gangguan pendengaran pada anak

Biasanya, gangguan pada sel rambut terjadi pada bayi-bayi dengan kondisi prematur, tingkat bilirubi tinggi, meningitis, riwayat toxoplasmosis, rubella, cytomegavirus, herpes pada kehamilan dan faktor genetik. Pada bayi-bayi dengan kondisi demikian, skrining OAE adalah tes yang harus dilakukan untuk mendeteksi kemampuan mendengarnya apakah terdapat gangguan pendengaran. Namun tes ini juga dianjurkan untuk dilakukan meski dengan tanpa kondisi tersebut, bahkan pada bayi yang baru berusia 2 hari.

Waktu yang tepat melakukan deteksi pendengaran pada Anak

Idealnya OAE dilakukan saat bayi berusia 2 hari atau sebelum satu bulan. Bila hasilnya bayi dalam kondisi normal (pass), Anda bisa lega karena tidak ada gangguan pendengaran pada bayi. Namun bila rumah siput mengalami gangguan maka hasilnya adalah refer. Jika demikian, sebaiknya lakukan tes pendengaran kembali dalam waktu tiga bulan.

Ada beberapa tes untuk mendeteksi gangguan pendengaran pada anak yang dapat dilakukan yakni :

  1. Tes timpanometer. Alat ini bermanfaat untuk menentukan kondisi gendang telinga (misalnya terdapat kekakuan) maupun ruangan telinga tengah-di balik gendang telinga, misalnya terdapat cairan di ruangan tersebut.
  2. Brainstem Evoked Response Audiometry BERA). Pemeriksaan ini berguna untuk melihat reaksi sistim saraf pendengaran dan batang otak (brainstem) pada saat dilalui oleh rangsangan bunyi. Saat ini dikenal berbagai jenis pemeriksaan BERA dengan jangkauan frekuensi yang berbeda. Pada anak di atas usia 3 bulan, pemeriksaan BERA dilakukan dengan pemberian obat penenang ringan agar anak tertidur. Alat elektroda dipasang di telinga bayi kemudian diputarkan suara. Alat akan merekam gelombang otak sebagai respons suara. Tes ini bisa mendeteksi kerusakan di cochlea, sistem saraf pendengaran dan jalur auditori di stem batang otak. Tes ini dilakukan saat bayi dalam keadaan tidur. Bila dari tes BERA ditandai ada kelainan, bayi disarankan mengikuti tes pendengaran yang lebih detail untuk mengetahui apakah terdapat gangguan pendengaran. Usia bayi tidak lebih dari 3 bulan ketika dia melakukan tes lanjutan. Evaluasi hilangnya pendengaran dan menentukan tipe serta penyebab hilangnya pendengaran. Jika ternyata ditemukan bayi kehilangan pendengaran, alat bantu dengar dan terapi bisa dimulai untuk membantu bayi belajar mendengar dan berbicara.
  3. Auditory Steady State Response (ASSR). Alat ini mampu memeriksa 8 frekuensi (4 frekuensi pada masing-masing telinga) pada saat yang sama (simultan), sehingga dapat menghasilkan perkiraan audiogram (grafik rentang frekuensi dan intensitas suara) yang dapat didengar balita.

 

Narasumber :

dr. Hidayatul Fitria, SpTHT-KL
Dokter Spesialis Telinga Hidung & Tenggorok – RS Awal Bros Pekanbaru

Ilustrasi Gambar: freepik.com

Bagikan ke :

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.