advertisement

Pengaturan Minum Obat Saat Berpuasa

img detail news

Berpuasa bukan berarti harus menghentikan pengobatan. Bagi pasien dengan kondisi medis tertentu seperti hipertensi, diabetes, asma, gangguan lambung, atau penyakit jantung, pengaturan minum obat saat puasa perlu disesuaikan agar tetap aman dan efektif. Kunci utamanya adalah tidak mengubah dosis atau menghentikan obat tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Prinsip Dasar Pengaturan Obat Saat Puasa

Selama puasa, waktu minum obat biasanya disesuaikan menjadi dua periode utama, yaitu saat sahur dan setelah berbuka puasa. Dokter mungkin akan menyesuaikan jadwal, jenis, atau bentuk obat agar tetap bekerja optimal tanpa mengganggu ibadah puasa.

Obat 1 Kali Sehari

Obat yang diminum 1 kali sehari biasanya dapat dikonsumsi saat berbuka puasa atau sahur, sesuai anjuran dokter. Waktu konsumsi dipilih berdasarkan jenis obat dan kondisi medis pasien.

Obat 2 Kali Sehari

Obat 2 kali sehari umumnya diminum saat sahur dan berbuka puasa, dengan jarak waktu yang cukup agar efektivitasnya tetap terjaga.

Obat 3 Kali atau Lebih

Untuk obat yang harus diminum 3 kali atau lebih dalam sehari, dokter mungkin akan:

  • Mengganti dengan obat kerja panjang (long acting)

  • Mengatur ulang dosis

  • Menyarankan jadwal khusus sesuai kondisi pasien

Penyesuaian ini penting agar kadar obat dalam tubuh tetap stabil.

Bagaimana dengan Obat Tetes dan Inhaler?

Sebagian besar ulama berpendapat bahwa obat tetes mata, tetes telinga, salep, suntikan non-nutrisi, dan inhaler tidak membatalkan puasa. Namun, sebaiknya tetap konsultasikan dengan dokter dan pahami panduan agama yang dianut.

Pasien dengan Penyakit Kronis

Pasien dengan penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung sebaiknya melakukan evaluasi kesehatan sebelum Ramadan. Dokter akan menilai apakah kondisi pasien aman untuk berpuasa dan bagaimana pengaturan obat yang tepat.

Tips Aman Minum Obat Saat Puasa

  • Konsultasikan ke dokter sebelum Ramadan

  • Jangan mengubah dosis sendiri

  • Catat jadwal minum obat

  • Pastikan cukup cairan saat berbuka dan sahur

  • Segera hentikan puasa dan periksakan diri bila muncul keluhan berat

Pengaturan minum obat saat puasa memerlukan penyesuaian yang tepat agar terapi tetap efektif dan kondisi kesehatan tetap terkontrol. Dengan konsultasi yang benar dan pengawasan medis, banyak pasien tetap dapat menjalankan puasa dengan aman.

Jika Anda memiliki penyakit tertentu dan berencana berpuasa, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter untuk mendapatkan panduan yang sesuai dengan kondisi Anda. Pendaftaran berobat RS Awal Bros dapat melalui Aplikasi Halo Awal Bros yang dapat di download di Play Store dan Appstore. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Call Center 1500088

Bagikan

Pusat Janji Temu

RS Awal Bros

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22:00 WIB Layanan Booking Mandiri Bisa Kapanpun dan Dari Manapun via Website dan Aplikasi

Reservasi Sekarang