Setiap anak memiliki waktu tumbuh kembang yang berbeda. Namun, ketika anak belum menunjukkan kemampuan bicara sesuai usianya, banyak orang tua merasa cemas dan khawatir. Kondisi ini dikenal sebagai anak terlambat bicara atau speech delay. Lalu, apa yang sebenarnya harus dilakukan orang tua?
Apa Itu Anak Terlambat Bicara?
Anak terlambat bicara adalah kondisi ketika kemampuan bicara dan bahasa anak tidak berkembang sesuai tahapan usia. Misalnya, anak belum bisa mengucapkan kata bermakna di usia 2 tahun atau sulit menyusun kalimat sederhana di usia 3 tahun.
Terlambat bicara berbeda dengan “anak pendiam”. Pada speech delay, anak mengalami hambatan dalam memahami atau mengekspresikan bahasa.
Tanda Anak Terlambat Bicara
Beberapa tanda yang perlu diperhatikan orang tua antara lain:
Usia 12 bulan belum bisa mengucapkan kata sederhana seperti “mama” atau “papa”
Usia 18 bulan belum bisa menyebutkan beberapa kata bermakna
Usia 2 tahun belum bisa menggabungkan dua kata
Anak sulit memahami perintah sederhana
Jarang menunjuk atau menggunakan bahasa tubuh untuk berkomunikasi
Tidak tertarik meniru suara atau kata
Jika tanda-tanda ini muncul, sebaiknya orang tua segera melakukan evaluasi.
Penyebab Anak Terlambat Bicara
Terlambat bicara dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:
Kurangnya stimulasi komunikasi di rumah
Gangguan pendengaran
Gangguan perkembangan seperti autisme
Gangguan pada organ bicara
Anak terbiasa menggunakan gadget secara berlebihan
Faktor lingkungan atau psikologis
Mengetahui penyebabnya penting agar penanganan lebih tepat.
Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua?
Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan orang tua ketika anak terlambat bicara:
1. Jangan Panik, tapi Jangan Menunda
Hindari membandingkan anak dengan anak lain. Namun, jangan menunggu terlalu lama dengan harapan anak “nanti juga bisa sendiri”.
2. Periksakan ke Dokter
Konsultasikan ke dokter anak untuk evaluasi tumbuh kembang. Bila perlu, dokter akan merujuk ke dokter THT, psikolog anak, atau terapis wicara.
3. Lakukan Pemeriksaan Pendengaran
Pendengaran yang terganggu dapat menghambat kemampuan bicara anak. Pemeriksaan ini penting meskipun anak terlihat responsif.
4. Tingkatkan Stimulasi di Rumah
Orang tua dapat membantu dengan cara:
Sering mengajak anak berbicara
Membacakan buku cerita
Bernyanyi bersama
Menyebutkan nama benda saat beraktivitas
Memberi waktu anak untuk merespons, jangan langsung menebak keinginannya
5. Batasi Penggunaan Gadget
Paparan gadget berlebihan dapat menghambat perkembangan bicara. Interaksi langsung jauh lebih efektif dibanding layar.
6. Ikuti Terapi Wicara bila Dianjurkan
Terapi wicara membantu anak belajar memahami dan menggunakan bahasa secara bertahap. Keberhasilan terapi sangat dipengaruhi oleh konsistensi dan keterlibatan orang tua.
Peran Orang Tua Sangat Penting
Keberhasilan penanganan anak terlambat bicara tidak hanya bergantung pada tenaga medis, tetapi juga dukungan dan kesabaran orang tua. Lingkungan yang hangat, komunikatif, dan penuh stimulasi sangat membantu perkembangan anak.
Kapan Harus Segera ke Dokter?
Segera periksakan anak jika:
Anak tidak mengoceh sama sekali di usia 1 tahun
Tidak ada perkembangan bicara dari waktu ke waktu
Anak kehilangan kemampuan bicara yang sebelumnya sudah dimiliki
Anak tidak merespons saat dipanggil
Semakin dini penanganan dilakukan, semakin besar peluang anak untuk mengejar ketertinggalan bicaranya. Konsultasikan masalah tumbuh kembang anak Anda di RS Awal Bros terdekat. Informasi lebih lanjut hubungi call center 1500088